Peningkatan Hasil Belajar Perbedaan Teks Tantangan, Diskusi, dan Eksposisi Menggunakan Tipe Student Team Achievement Division (STAD) pada Siswa Kelas IX.A SMPN 1 Ampelgading Kabupaten Malang

  • Winarsi SMPN 1 Ampelgading Kabupaten Malang
Keywords: Hasil belajar, aktifitas siswa, pembelajaran koorperatif tipe STAD

Abstract

Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatan kreatifitas mengajar guru dalam pengelolaan proses pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah menengah sebagai respons melemahnya kualitas belajar siswa. Dalam kegiatan pembelajaran, materi pembelajaran tidak konsteksual dan kinerja siswa rendah,baik pada proses maupun produk belajarnya. Sebagian besar guru masih melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran tradisional sehingga memerlukan upaya untuk memenuhi tuntutan Kurikulum 2013.

Keadaan tersebut berpotensi menimbulkan kejenuhan, kebosanan, serta menurunkan minat dan motivasi belajar siswa. Berdasarkan uraian permasalahandi atas, melalui penelitian ini diharapkan guru mampu memainkan peran sebagai innovator pembelajaran. Peningkatan kratifitas mengajar guru mutlak perlu dikembangkan.

Penelitian ii menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisisnya melalui kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan program didasarkan pada data-data dan informasi dari siswa, guru dan setting sosial kelas secara alamiah melalui tiga tahapan siklus penelitian tindakan kelas.

Untuk meningkatkan hasil belajar dan aktifitas siswa dalam pembelajaran pengetahuan sosial dilakukan di PTK dengan menggunakan pembelajaran koorperatif tipe STAD. Penelitian ini dilakukan di kelas IX.A SMP Negeri 1 Ampelgading Kabupaten Malang dengan 3 siklus. Pada siklus pertama sebagian siswa belum terbiasa dengan kondisi belajar koorperatif tipe STAD. Di lain sisi guru sebagai kolaborator dalam PTK ini juga belum maksimal dalam mengimplementasikan pembelajaran koorperatif tipe STAD. Dalam siklus kedua siswa dan guru (kolaborator) sudah mulai memahami implementasi pembelajaran koorperatif tipe STAD dan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi terhadap pembelajaran yang mengarah pada pendekatan pembelajaran koorperatif tipe STAD. Dan hasil observasi, aktifitas siswa meningkat dati 69% mrnjadi 74% pada siklus ke II dan menjadi 85% pada siklus ke III. Sementara itu, hasil ulangan harian menunjukkan penigkatan dari rata-rata sebesar 5.48 pada ulangan harian kesatu (sebelum penggunaan pembelajaran koorperatif tipe STAD) menjadi rata-rata 7.33 pada ulangan harian ketiga (setelah penggunaan pembelajaran koorperatif tipe STAD). Dari hal pelaksanaan PTK, siklus pertama, kedua, dan ketiga, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran koorperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar dan aktifitas siswa dalam pembelajaran pengetahuan sosial pada kelas IX.A SMPN 1 Ampelgading Kabupaten Malang.

Kata kunci: Hasil belajar, aktifitas siswa, pembelajaran koorperatif tipe STAD

Published
2020-03-02